Minggu, 24 September 2017


Pekan Tiga Penuh Estetika



       Seperti judul blog saya sebelum-sebelumnya yang tak jauh dari dunia usaha. Kali ini saya kembali menulis artikel saya yang tak jauh beda. Di tulisan ini saya menceritakan tentang pengalaman saya di pekan ke-3 di bulan September ini. Saya bertemu banyak pembicara-pembicara hebat yang banyak berkecimpung di dunia bisnis. Langsung aja kita bahas 3 prmbicara yang telah banyak berbagi ilmu.

Mr. Ari Gunawan Ciamik


       Pria berawakan seperti orang berumur 40an ini memang dikenal dengan keuletannya. Bayangkan yang dulunya dia menjabat sebagai staff entah bagian apa di perusahaan maskapai ternama yakni Garuda Indonesia, beliau ingin keluar dari zona nyamannya. Lelaki yang akrab disapa Mr. Ari Ciamik ini resign dari perusahaan maskapi tersebut untuk mendirikan usaha kuliner.

       Yang membuat saya kagum dengan beliau, beliau juga ahli tentang faktor psikologis manusia. Dan apiknya beliau memberi ilmu tentang DNA.

       Setangkap apa yang didapatkan dari ilmu Mr. Ari Ciamik adalah, DNA itu informasi genetik yang unik yang memiliki jutaan kombinasi yang dapat mereplikasikan dirinya untuk memetakan keluarga. Setiap orang mempunyai karakter yang berbeda, setiap orang memiliki DNA. Jika kita mampu menemukan jati diri DNA tersebut, maka mampu menemukan kekuatan/ potensi itu untuk mencapai kesempurnaan hidup dan tujuan.

        Tak hanya itu DNA juga punya banyak faktor, dan kata beliau kita bisa untuk memetakan cara menemukan jati diri kita, dengan

DNA DREAM N ACTION:

1.       Banyak bisnis gagal karena trial dan error

2.       Banyak startup business yang dijalankan tanpa perhitungan. Bisnis bubar dan duit pun hangus

3.       Mimpi itu mudah, Action itu perlu tekad dan ilmu, ilmu perlu guru, dan guru harus diburu

Untuk versi Mr. Ciamik sendiri alasan untuk menjadi wirausaha banyak faktor, seperti:

1.       Ingin mandiri

2.       Bosan jadi pegawai

3.       Bebas merealisasikan ide, gagasan, dan bebas berkreasi

4.       Ingin cepat kaya dan penghasilan tak terbatas

5.       Ingin dikenal banyak orang

6.       Ikut-ikutan

7.       Karena banyak uang dan ingin diinvestasikan

8.       Kepepet/ terdesak karena di PHK

9.       Mencetak generasi wirausaha dalam keluarga

10.   Gara- gara hobi dagang sejak kecil



Selling Strategy by: Mr Ippho “Right” Santosa


       Tak kalah hebat, diisi oleh pembicara yang telah melalang benua ke berbagai negara. Siapa yang tak kenal dengan motivator ulung. Yakni Mr. Ippho Santosa pakar otak kanan ternama, sekaligus salah satu pendiri Kampus Bisnis Umar Usman

       Disini beliau berbagi ilmunya tentang “Selling Strategy” yakni bagaimana teknik berjualan yang baik dan benar sesuai anjuran Rasulullah SAW. Seperti saat kita menjualkan suatu produk maka janganlah kita melebih-lebihkan kualitas produk tersebut. Jikalau produk kita emang berkualitas maka ceritakanlah apa kualitas produk tersebut. Sebaliknya, jika kualitas produk kita rendah maka ceritakanlah apa adanya kualitas barang tersebut.

       Tak lupa yang terpenting beliau juga memberi tips ala Bang Ippho sendiri, yakni dengan metode PEO.

PEO sendiri adalah sebuah singktan yang terdiri dari:

·         P: Pulling, adalah mengumpulkan kontak, koneksi. Untuk memancing dengan memberikan      konten kepada target pasar kita.

·         E: Educating adalah untuk mengedukasikan calon Customer kita hingga mereka merasakan manfaat dari apa yang kita bagikan.

·         O: Offering adalah mencari produk yang tema nya sama dengan apa yang kita bagikan



Ust. Nasrullah



        Beliau adalah pengusaha sukses di bidang properti yang sekarang lagi fokus menggarap apartemen yang katanya terletak persis di daerah depan kampus Universitas Indonesia. Tak hanya itu beliau juga seorang penulis, Bukunya berjudul Magnet Rezeki, di dalam buku tersebut beliau mengupas banyak tentang pengalaman dirinya dan bahwa mendatangkan Rezeki yang berlimpah itu mudah dengan cara perbanyak beribadah dan meminta kepada yang Maha Kaya.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cara Pembayaran